Pengertian Serta Strategi Dalam Pembelajaran

By | December 22, 2019

semuatahu.web.id –  Pengertian Serta Strategi Dalam Pembelajaran! Semua proses pendidikan di setiap sekolah, pembelajaran merupakan salah satu aktivitas yang paling utama dan di utamakan. Tentu hal ini berarti jika keberhasilan pada suatu individu dalam pencapaian tujuan pendidikan banyak yang bergantung pada proses pembelajaran yang berlangsung secara efektif. Sebagai upaya mencapai hasil belajar, proses pembelajaran yang dilakukan ialah dengan memberikan pendidikan serta pelatihan kepada peserta didik sendiri.

Pada dasarnya di dalam pembelajaran sendiri memiliki dua hal yang saling berkaitan satu sama lain, ialah antara belajar dan mengajar. Belajar sendiri jika berdasarkan teori kognitif merupakan suatu perubahan pada presepsi atau pendapat serta pemahaman. Pembelajaran juga di dalamnya mencakup dua hal yang saling berkaitan antara satu sama lain, yang diantaranya ialah belajar dan mengajar. Menurut teori belajar kognitif, belajar adalah perubahan persepsi dan pemahaman.

Pembelajaran adalah segala sesuatu yang mana di dalamnya terdiri dari adanya interaksi antara pendidik dengan peserta didik. Dalam menentukan kebutuhan hidupnya, orang cenderung melakukan perubahan dalam tingkah laku yang tentu hal ini didapat ketika ia belajar. Karena dalam belajar anda akan memperoleh banyak pengetahuan melalui alat indra yang mana hal itu disampaikan melalui bentuk perangsang dari luar.

Belajar juga merupakan suatu kegiatan yang mana dilakukan oleh peserta didik dan bukan sesuatu yang dilakukan terhadap peserta didik. Sehingga perubahan yang terjadi sebagai bentuk dari hasil proses belajar dapat diterapkan dalam berbagai bentuk seperti berubahnya pengetahuan, pemahaman, sikap dan tingkah laku, keterampilan, kecakapan dan kemampuan, daya reaksi, daya penerimaan dan aspek lainnya yang ada pada individu yang sedang melakukan belajar.

Dalam pembelajaran sesuatu hal yang kompleks dan sistematis merupakan rangkaian peristiwa. Pada peristiwa tersebut akan terjadi interaksi antara pendidik dan peserta didik dalam rangka perwujudan perubahan sikap dan pola pikir yang menjadi suatu kebiasaan bagi peserta didik yang bersangkutan. Pendidik sendiri sangat berperan sebagai pengajar dan peserta didik ialah sebagai pelajar. Dua kegiatan antara belajar dan mengajar adalah dua aktivitas yang terjadi secara bersamaan, tetapi keduanya memiliki makna yang berbeda. Belajar juga bisa dilakukan oleh sendiri, yang mana ia tidak memerlukan pengajar disana namun sudah paham betul metode pembelajaran yang harus dikembangkan.

Pembelajaran juga mempunyai pengertian yang mirip dengan pengajaran, tetapi hanya mempunyai konotasi yang berbeda. Untuk mencapai suatu objek yang ditentukan, pendidik harus mengajar agar peserta didik dapat belajar dan menguasai materi atau isi dalam pelajaran yang diberikan. Disana perubahan sikap yang terjadi juga dapat terpengaruhi termasuk keterampilan yang dimiliki peserta didik tersebut.

Pembelajaran adalah hal yang sangat tergantung dari motivasi peserta didik dan kreativitas pendidik sehingga dapat memberikan kualitas yang baik. Peserta didik yang memiliki motivasi tinggi dan ditunjang dengan pendidik yang mampu memberikan fasilitasi motivasi tersebut tentunya akan membawa pada suatu keberhasilan dalam pencapaian target belajar. Target belajar juga dapat diukur melalui perubahan sikap dan kemampuan melalui suatu proses belajar. Desain pembelajaran yang baik, dapat ditunjang oleh fasilitas yang memadai, serta dengan kreativitas yang dimiliki pendidik. Dengan itu, akan membuat peserta didik menjadi lebih mudah mencapai target belajar.

Strategi pembelajaran yang diberikan juga mampu menjadi penunjang dalam proses pembelajaran. Selain itu dalam meningkatkan kualitas dari seorang pelajar, misalnya dalam hal kualitas pendidikan ialah bisa dengan cara membentuk strategi pembelajaran yang tepat. Strategi pembelajaran ini tentu sangat dibutuhkan di dalam dunia pendidikan. Dalam mengembangkan pola pikir, tentu harus menciptakan strategi yang menarik agar sistem belajar mengajar pun tidak berlangsung dengan membosankan.

Selain itu, pentingnya suatu pembelajaran juga diatur dalam Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN) No.20 tahun 2003 di dalamnya mengatakan bahawa pembelajaran adalah proses terjadinya interaksi yang dilakukan antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar yang ada pada suatu lingkungan belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *