5 Teori Motivasi Untuk Dijadikan Pegangan Hidup

By | January 14, 2020

semuatahu.web.id – 5 Teori Motivasi Yang Bisa Dijadikan Pegangan Hidup!. Setiap orang tentu saja mempunyai motivasi sendiri untuk menjalani suatu pekerjaan ataupun hidup sehingga jauh lebih lancar dan bermakna. Motivasi adalah suatu proses psikologi yang mana bisa menyebabkan terjadinya kegigihan, stimulasi, dan arahan tepat untuk seseorang melakukan kegiatan dengan tujuan tertentu yang jelas. Terkadang teori motivasi tersebut diperlukan untuk menstimulasi pelaksanaan pekerjaan ataupun suatu hal.

Teori Hierarki Maslow

Teori motivasi yang pertama adalah teori yang dikemukakan oleh Abraham Maslow. Dia adalah seorang psikologi di tahun 1943. Teori ini mengungkapkan suatu hal jika 5 hal kebutuhan manusia berdasarkan hierarkinya. Kebutuhan ini dimulai dari kebutuhan yang mendasar sampai meraih kebutuhan tertinggi. Hal – hal itu dibahasa dalam sebuah teori motivasi berupa teori Hierarki kebutuhan. Inilah 5 kebutuhan manusia berdasarkan hierarkinya.

Kebutuhan Fisiologis

Kebutuhan ini adalah menjadi kebutuhan manusia yang utama atau primer. Kebutuhan ini berupa makanan, minuman, udara, pakaian, tempat tinggal, dan beberapa kebutuhan lainnya untuk bisa bertahan hidup. Kebutuhan tersebut adalah menjadi kebutuhan yang paling dasar.

• Kebutuhan Keamanan

Kebutuhan manusia di teori motivasi ini adalah kebutuhan keamanan. Kebutuhan ini adalah timbulnya rasa aman dari kekerasan fisik dan psikis. Contohnya adalah lingkungan yang bersih, nyaman, aman, bebas polusi, dan ancaman lainnya.

• Kebutuhan Sosial

Kebutuhan ini adalah suatu kebutuhan untuk mencintai dan dicintai oleh orang lain. Manusia merupakan makhluk sosial yang memerlukan orang lain di dalam kehidupan mereka.

• Kebutuhan Penghargaan

Kebutuhan ini biasanya akan muncul setelah terpenuhinya kebutuhan fisiologis, sosial, dan keamanan. Ini menempati peringkat ke 4 dalam teori motivasi. Setiap orang pastinya ingin sekali dihargai dan diakui oleh orang lain. Pengakuan tersebut menjadi salah satu kebanggaan tertentu bagi orang tersebut.

• Kebutuhan Aktualisasi Diri

Kebutuhan terakhir di hierarki kebutuhan ini adalah kebutuhan aktualisasi diri. Kebutuhan ini merupakan yang paling tinggi yang mana seseorang akan melakukan sesuatu untuk memenuhi ambisinya secara pribadi.

Teori X dan Y McGregor

Teori motivasi lainnya adalah teori yang dikemukakan oleh McGregor. Teori ini menggabungkan teori eksternal dan internal yang kemudian dikembangkan. Ada rumusan perbedaan dasar mengenai perilaku manusia di teori ini. Kemudian, kedua teori tersebut lebih dikenal sebagai teori X dan teori Y.

Teori X

Ada beberapa penjelasan dan teori di dalam pembahasan teori X itu sendiri. Inilah beberapa pembahasannya.

• Kebanyakan pekerja biasanya malas dan kurang suka bekerja dan jika mungkin akan menghindari pekerjaan tersebut.

• Manusia pada dasarnya kurang suka bekerja. Untuk itu, dilakukan pengendalian dan pemaksaan. Bahkan pemberian hukuman bisa dilakukan agar bisa mencapai tujuan pekerjaan itu.

• Biasanya para pekerja lebih senang untuk dibimbing, mempunyai ambisi kecil, mempunyai kemauan sendiri, dan kadang – kadang menghindari suatu tanggung jawab.

Teori motivasi ini masih digunakan banyak orang dan organisasi untuk mengamati perilaku manusia. Tetapi, teori tersebut tak bisa menjawab semua pertanyaan manusia itu sendiri. Maka, McGregor menjawab teori tersebut dengan memakai teori yang sesuai dengan kenyataan.

Teori Y

Inilah beberapa anggapan perilaku manusia di dalam teori Y.

• Usaha mental dan fisik yang sudah dilakukan adalah sama dengan bermain dan beristirahat
• Manusia biasanya akan bersedia belajar dengan kondisi yang layak dan ikut mencari tanggung jawab
• Ada kemampuan bagus di setiap kecerdikan dan imajinasi pada setiap manusia

Teori Motivasi MCClelland

Teori motivasi lainnya adalah yang dikemukakan oleh Mc Clelland. Konsep terpenting dari teori motivasi Mc Clelland ini adalah teori yang mengedepankan terhadap kekuatan di dalam diri manusia. Ini merupakan teori motivasi prestasi. Teori yang dikemukakan oleh Mc Clelland ini bisa meningkatkan motivasi dan prestasi lebih baik. Inilah beberapa klasifikasi kebutuhan yang ada di teori motivasi Mc Clelland.

• Kebutuhan Prestasi

Kebutuhan prestasi ini tercermin dari keinginan untuk menyelesaikan tugas dan bisa dipertanggungjawabkan secara pribadi ataupun individu. Di dalam hal ini, manusia atau seseorang harus mampu menentukan tujuan hidup logis dengan mempertimbangkan risikonya.

• Kebutuhan Afiliasi

Kebutuhan ini mendefinisikan karakter dan tipe kepribadian manusia yang melankolis.

• Kebutuhan Kekuasaan

Kebutuhan ini bisa dilihat pada diri pribadi seseorang yang mempunyai pengaruh besar di atas pribadi orang lain. Mereka harus sadar diri dan peka mengenai struktur pengaruh antara satu dan sama lain.

Teori Motivasi Herzberg

Teori Herzberg ini menjadi teori motivasi lainnya. Teori ini sering disebut sebagai teori motivasi dua faktor atau teori MH. Teori ini mampu menjelaskan pengalaman seseorang yang menjadi manajer dimana dia mampu mengendalikan faktor – faktor kepuasan kinerja atau tidak. Dua kelompok faktor itu bisa mempengaruhi individu di dalam organisasi yaitu sebuah motivasi. Motivasi amat penting karena ini sebagai faktor kunci dari sumber kepuasan kerja dan kinerja dalam diri seseorang seperti prestasi, penghargaan, dan tanggung jawab.

Kelompok ini merupakan bukti tepat yang ditunjukkan sebagai sumber kepuasan kinerja ataupun sumber tidak adanya kepuasan.

Faktor – faktor di dalam teori motivasi ini biasanya merupakan performa dan kondisi kerja, teknik pengawasan, gaji, dan juga hubungan antar individu. Perbaikan di dalam faktor – faktor tersebut dapat mengurangi adanya ketidak puasan kerja agar lebih efisien. Tetapi, ini tidak menyebabkan adanya dorongan kerja. Tentu saja ini menjadi hal baik yang tidak meningkatkan motivasi saja tetapi hal – hal lainnya yang bisa meningkatkan kualitas diri agar bisa bersaing dengan manusia lainnya.

Teori ERG Clyton Alderfer

Teori ini dikemukakan oleh ERG Clyton Alderfer. Teori ini dikenal dengan teori ERG yang mempunyai kepanjangan dari E – Existence yang mana merupakan kebutuhan akan suatu eksitensi, R – Relatedness kebutuhan dikaitkan dengan pihak lain, dan G – Growth menyatakan suatu kebutuhan untuk tumbuh dan berkembang. Ketiga istilah tersebut saling melengkapi satu sama lain untuk penyempurnaan teori motivasi ini.

Arti dari ketiga istilah tersebut ternyata mempunyai dan menyiratkan dua poin penting. Hal yang pertama adalah secara konseptual. Ini akan sedikit terlihat adanya persamaan diantara model dan juga teori yang sudah dikembangkan oleh Alderfer dan juga Maslow. Ini dikarenakan istilah Existence ini berkaitan dengan rentetan hirarki pertama dan juga kedua di dalam teori motivasi Maslow.

Sementara itu Relatedness itu berkaitan dengan adanya hirarki kebutuhan 3 dan 4 di dalam konsep teori motivasi dari Maslow juga. Growth ini mempunyai arti sama dengan self actualization di dalam teori Maslow juga. Kedua teori motivasi ini lebih menekankan pada segala sesuatu kebutuhan manusia yang bisa dipenuhi secara bersamaan. Teori ini sering kali digunakan untuk memotivasi Anda agar jauh lebih baik dan berkembang.Itulah beberapa teori motivasi yang dikemukakan oleh para ahli. Teori tersebut bisa digunakan sebagai pegangan hidup untuk tetap memotivasi diri Anda semakin baik dan berkualitas lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *