Empat Fungsi Manajemen yang Paling Dasar

By | January 2, 2020

semuatahu.web.id – Empat Fungsi Manajemen yang Paling Dasar Beserta Penjelasannya – Manajemen adalah suatu proses yang dalam pelaksanaan tujuannya direncanakan, dilaksanakan, serta diawasi. Ada beebrapa peran dan fungsi manajemen yang penting, baik dalam bidang ekonomi, bisnis, organisasi, politik, sosial, budaya, dan sebagainya.

Singkatnya, manajemen merupakan ilmu pengetahuan yang sistematis untuk dapat memahami proses manusia saling bekerja sama, sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, golongan tertentu, maupun masyarakat luas.

Dalam arti lain, manajemen juga bisa diartikan sebagai seni untuk mengatur sesuatu, baik orang ataupun pekerjaan. Manajemen juga dapat diterapkan dan diaplikasian dalam berbagai bidang, baik ekonomi, pemerintahan, industri, pendidikan, dan lain-lain.

Dalam melakukan manajemen, terdapat tugas tertentu yang harus dilakukan. Di bawah ini adalah beberapa fungsi manajemen yang telah diperkenalkan sejak awal abad ke 20, yang dikenal dengan istilah POAC, yaitu:

  • Planning (fungsi perencanaan)
  • Organizing (fungsi pengorganisasian)
  • Actuating / Directing (pengarahan)
  • Controlling (pengendalian)

Para manajer harus mampu menguasai seluruh fungsi manajemen yang ada untuk memperoleh hasil secara maksimal.

Menurut para ahli, fungsi-fungsi di atas secara umum memiliki banyak kesamaan antara yang satu dengan yang lainnya. Henry Fayol dan GR Terry menjelaskan tentang keempat fungsi yang telah disebutkan di atas, sebagai berikut:

1. Planning (Fungsi Perencanaan)

a. Defenisi Planning

Defenisi Planning yaitu suatu aktivitas menyusun tujuan perusahaan, lalu dilanjutkan dengan menyusun berbagai rencana-rencana untuk mencapai tujuan perusahaan yang sudah ditentukan. Planning dilakukan dalam penentuan tujuan organisasi secara keseluruhan, serta merupakan langkah terbaik untuk mencapai tujuannya itu.

Para manajer akan mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum pengambilan tindakan. Setelah itu, mereka akan menelaah rencana yang terpilih, apakah sesuai dan bisa dipergunakan untuk mencapai tujuan atau tidak. Planning merupakan proses awal yang paling penting dari seluruh fungsi manajemen. Sebab, fungsi yang lain tak akan bisa bejalan tanpa planning.

b. Kegiatan Planning

Terdapat beberapa aktivitas dalam fungsi perencanaan, yaitu:

-penetapan arah tujuan serta target bisnis
-penyusunan strategi dalam pencapaian tujuan dan target tersebut
-penyusunan sumber daya yang dibutuhkan
-penetapan standar kesuksesan dalam pencapaian suatu tujuan dan target bisnis

c. Pembagian Planning

Dalam fungsi manajemen bagian pertama ini, terdapat beberapa jenjang perencanaan, yaitu:

Top Level Planning atau perencanaan jenjang atas.

Dalam jenjang ini, perencanaan bersifat strategis. Dalam jenjang ini, akan memberikan petunjuk umum, rumusan tujuan, pengambilan keputusan, serta memberikan pentunjuk pola penyelesaian. Kesemuanya bersifat menyeluruh. Top level planning berorientasi pada tujuan jangka panjang organisasi. Dan hal itu tentunya menjadi tangung jawab manajemen puncak.

-Middle Level Planning atau Perencanaan Jenjang Menengah

Pada jenjang ini, perencanaan bersifat lebih administratif. Jenjang ini menyiapkan cara-cara yang akan ditempuh untuk merealisasikan tujuan dari sebuah perencanaan dijalankan. Yang beranggung jawab pada perencanaan middle level tentunya manajemen menengah.

-Low Level Planning atau Perencanaan Jenjang Bawah

Pada jenjang ini, perencanaan lebih fokus terhadap bagaimana cara menghasilkan. Low level ini lebih mengarah kepada kegiatan operasional perusahaan. Pihak yang bertanggung jawab dalam perencanaan jenjang bawah ini adalah manajemen pelaksana.

d. Syarat Fungsi Perencanaan

Planning yang baik haruslah memenuhi beberapa syarat sepertu berikut:

-memiliki tujuan yang jelas
-simpel, tidak terlalu sulit dalam menjalankannya
-berisi analisis pada pekerjaan yang akan dilakukan
-fleksibel, dapat berubah mengikuti perkembangan yang terjadi
-memiliki keseimbangan, tanggung jawab, serta tujuan yang selaras pada setiap bagian
-segala sesuatunya dapat dipergunakan secara efektif serta berdaya guna

2. Organizing (Fungsi Pengorganisasian)

a. Defenisi Organizing

Fungsi manajemen yang kedua adalah organizing, yaitu suatu pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik, agar dapat menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan demi mencapai tujuan yang diinginkan.
Organizing bertujuan untuk mengelompokkan semua orang, alat, tugas, serta wewenang yang ada. Semua unsur tersebut dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya.

Pengorganisasian dapat memudahkan manajer untuk mengawasi dan menentukan orang-orang yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas yang telah dibagi-bagi.

Tugas apa yang harus dikerjakan ?
Siapa personil yang akan melakukannya ?
Bagaimana tugasnya dikelompokkan ?
Siapa yang harus bertanggung jawab terhadap tugas tersebut ?
Semua telah ditentukan dalam fungsi organizing manajemen

b. Kegiatan Organizing

-menentukan alokasi sumber daya, menyusun, serta menetapkan tugas-tugas serta menetapkan prosedur yang diperlukan
-menentukan struktur perusahaan yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab
-melakukan perekrutan, menyeleksi, serta melakukan pelatihan serta pengembangan tenaga kerja
-menentukan penempatan tenaga kerja pada posisi yang pas dan paling tepat.

c. Unsur Unsur Organizing

-sekumpulan orang yang diarahkan untuk bekerja sama
-melakukan kegiatan yang sudah ditetapkan
-kegiatan yang diarahkan demi mencapai tujuan

d. Manfaat Organizing

-Menyesuaikan pembagian tugas-tugas dengan kondisi perusahaan
-Terciptanya spesialisasi saat menjalankan tugas
-Mengetahui tugas apa yang akan dijalankan personil dalam perusahaan.

e. Fungsi Organizing

-Mendelegasikan wewenang dari manajemen puncak kepada manajemen pelaksana.
-Terdapat pembagian tugas yang jelas.
-Memiliki manajer puncak yang profesional agar dapat mengkoordinasikan semua kegiatan yang dilakukan

3. Directing (Fungsi Pengarahan)

Fungsi manajemen yang selanjutnya adalah directing (fungsi pengarahan), yaitu suatu upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis dan sehat, sehingga kinerjanya lebih efektif dan efisien.

Di bawah ini adalah beberapa kegiatan pada fungsi pengarahan, yaitu:

-Melakukan bimbingan dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien
-Mendelegasikan tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
-Memberikan penjelasan mengenai semua kebijakan yang sudah ditetapkan

4. Controlling (Fungsi Pengendalian / Pengawasan)

Fungsi manajemen terakhir dari keempat fungsi dasar yaitu controlling (fungsi pengendalian), yakni suatu upaya untuk menilai kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat. Serta melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.

Kegiatan yang dilakukan pada fungsi ini meliputi:

-Melakukan evaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
-Mengklarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan
-Menyiapkan alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.

Fungsi pengendalian ini akan berjalan efektif jika memperhatikan hal hal berikut :

-Routing (jalur). Manajer menetapkan jalur agar dapat dengan mudah mengetahui letak suatu kesalahan sering terjadi.
-Scheduling (penetapan waktu). Manajer menentukan kapan semestinya pengawasan harus dijalankan. Pengawasan yang kadang-kadang terjadwal mungkin tidak efisien dalam menemukan suatu kesalahan. Sebaliknya, sesuatu yang dijalankan secara mendadak justru lebih berguna.
-Dispatching (perintah pelaksanaan), yaitu pengawasan berupa perintah pelaksanaan pada pekerjaan. Dispatching ini bertujuan agar suatu pekerjaan bisa selesai tepat waktu.
-Follow Up (tindak lanjut). Manajer harus mencarikan solusi jika terdapat kesalahan yang ditemukan. Follow up bisa dilakukan dengan memberikan peringatan terhadap pihak yang sengaja atau tidak sengaja melakukan kesalahan. Selain itu juga bisa memberikan petunjuk agar kesalahan yang sama tidak akan terulang kembali.

Demikian artikel mengenai fungsi manajemen yang dilengkapi dengan penjelasannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *