Tips Diversifikasi Saham

semuatahu.web.id – Tips Diversifikasi Saham. Bagi para investor yang masih belajar, tentu saja akan asing dengan istilah yang namanya diversifikasi. Dalam dunia investasi, istilah diversifikasi sendiri dikenali menjadi salah satu aspek penting yang perlu dilakukan para investor sebagai strategi dalam melangsungkan aktivitas investasi.Dalam aspek lebih umum, diversifikasi yang berkaitan dengan saham lebih condong pada pengertian perluasan atau penambahan bobot aset saham dengan tujuan untuk lebih meningkatkan kemungkinan profitabilitas dan menghindari resiko penurunan nilai yang besar.

Artinya, dalam berinvestasi saham, kamu harus menempatkan modal pada lebih dari satu jenis investasi untuk meminimalisir terjadinya resiko di pasar uang yang tidak stabil. Misalnya, 50% untuk saham perusahaan A dan 50% lainnya diinvestasikan pada reksadana. Selain itu, dengan adanya diversifikasi saham di sini juga berperan sebagai
strategi khusus dalam menekan risiko dalam berinvestasi. Lalu, bagaimana menentukan langkah dalam menerapkan tips diversifikasi saham? Untuk menjawabnya, kamu bisa mempelajari beberapa langkah atau tips dalam menentukan diversifikasi portofolio saham di bawah ini.

1. Mengenal Risk Tolerance

Sebagaimana kita tahu bahwa setiap investasi tentu saja ada beberapa risiko yang perlu dipahami oleh setiap investor. Salah satu aspeknya adalah risk tolerance yang tak lain merupakan parameter atau ukuran bagaimana kamu bertoleransi terhadap setiap batasan persentase risiko yang bisa kamu terima maupun batasan risiko yang bisa kamu ambil. Dengan kata lain, kamu harus memahami dimana kemampuanmu dalam menerima setiap resiko.

Untuk menentukannya, tentu kamu perlu mempertimbangkan beberapa aspek penting dalam proses diversifikasi saham. Di antaranya yakni mengenal bagaimana kinerja atau sistem dari investasi yang kamu pilih atau berinvestasi
dengan dana minimal terlebih dahulu.

2. Menentukan Jenis Aset yang Akan Diinvestasikan

Di sisi lain, langkah yang perlu kamu lakukan dalam diversifikasi saham adalah menentukan aset apa yang akan kamu jadikan sebagai sumber pendapatan mengalir (investasi). Jika kamu cenderung memilih investasi yang aman dan stabil (minim resiko) maka kamu bisa memilih jenis investasi seperti ORI atau Obligasi Negara Ritel atau reksadana pasar uang yang jelas aman.

Nah, untuk mendapatkan nilai feedback yang menguntungkan maka kamu harus berinvestasi sebagian dari portofolio ke aset lain yang tidak ada korelasi atau hubungannya. Contohnya, jika kamu membeli aset obligasi maka sebagian dana yang lain bisa kamu jadikan dana investasi di reksadana. Sehingga, kamu tak hanya serta merta
fokus pada satu aset saja. Dengan demikian, jika salah satu aset mengalami kerugian atau berpotensi bangkrut maka kamu masih memiliki aset lain yang dijadikan sebagai pondasi atau sumber pendapatan keuntungan lain.

3. Rajin Rebalancing pada Setiap Aset

Rebalancing maksudnya lebih kepada tindakan menyeimbangkan bobot persentase aset yang mana telah dimasukkan dalam daftar investasi portofolio. Misalnya saja, jika kamu memiliki investasi saham emas sebesar 25% dari total modal yang kamu punya maka kamu bisa membeli obligasi atau reksadana sebesar 25%. Saat harga emas naik, maka sebagian aset emas kamu bisa dijual dan dialihkan ke reksadana tersebut. Sehingga, akan ada keseimbangan antara investasi saham, emas dan obligasi. Minimal lakukan 4 bulan sekali setelah laporan keuangan quartal keluar.

4. Prioritaskan Tujuan Jangka Panjang

Salah satu tipe diversifikasi saham yang bisa kamu lakukan adalah dengan mempertimbangkan keuntungan jangka panjang. Jika kamu seorang karyawan yang peduli akan keuanganmu saat pensiun nanti, tentu saja kamu perlu memilih dan menentukan jenis investasi apa yang sesuai untuk menjamin dana saat nanti masa pensiun tersebut sudah dekat. Dengan fokus pada tujuan jaminan finansial jangka panjang tentu saja secara tak langsung akan memberikan profit dari aset diversifikasi portofolio yang telah kamu investasikan.

Itulah penjelasan tentang Tips Diversifikasi Saham . Terima kasih telah membaca di semuatahu dan semoga artikel ini bisa membantu kamu.

Tinggalkan komentar