Pengertian Obligasi

semuatahu.web.id – Pengertian Obligasi. Bagi sebagian orang yang sudah sedikit banyak mengenal soal investasi, tentu saja tak asing dengan istilah obligasi. Lalu, apa sih yang dimaksud dengan obligasi itu sendiri? Pengertian obligasi sendiri merupakan surat utang yang mana diterbitkan oleh pihak perusahaan maupun entitas pemerintahan yang mana memiliki masa atau jangka waktu tertentu.

Terkait dengan utang, pihak penerbit surat utang tersebut merupakan bentuk pengakuan tertulis memiliki hutang kepada pembeli obligasi dengan jangka waktu atau tempo sesuai perjanjian yang telah disepakati bersama. Untuk mekanisme posisinya sendiri, penerbit obligasi merupakan para debitur. Sementara itu, para pembeli obligasi di sini posisinya sebagai investor.

Jenis investasi obligasi ini terbilang cukup menguntungkan dan banyak dipilih para investor, baik yang sudah berpengalaman maupun yang masih pemula. Lalu, apa perbedaannya dengan saham?. Perlu untuk kamu ketahui, meski sama-sama instrumen dalam investasi, memang ada perbedaan mendasar antara saham (kepemilikan modal) dan obligasi (surat hutang).

Perbedaan paling mendasar adalah terkait pada tingkat resiko. Dimana, obligasi terbilang memiliki resiko yang tingkatnya sangat rendah. Apalagi, jika obligasi diterbitkan oleh pihak pemerintah. Sedangkan, saham memiliki risiko yang sangat tinggi namun memiliki tingkat pengembaliannya yang lebih besar juga dari modal awal penanaman investasi saham.

Maka, untuk para investor yang lebih condong pada tingkat resiko minim, tentu obligasi menjadi pilihan model investasi bagi mereka. Terkait soal itu, ada beberapa jenis obligasi yang biasa diperdagangkan di pasar
modal. Antara lain sebagai berikut :

Jenis Obligasi

1. Obligasi Korporasi

Obligasi Korporasi  yang tak lain merupakan surat berharga dengan penerbit mereka perusahaan swasta tingkat nasional (BUMS) maupun BUMN.

2. Surat Utang Negara

Surat Utang Negara  yang mana diterbitkan oleh pihak pemerintah dengan tanpa resiko. Biasanya, jenis obligasi surat hutang negara ini banyak dipilih investor yang sama sekali tak ingin mengambil resiko dalam investasi.

3. Sukuk korporasi

Sukuk korporasi berupa alat atau instrumen dengan pemasukan tetap yang mana diterbitkan dengan mendasarkan atas prinsip hukum syariah.

4. Surat Berharga Syariah Negara

Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN sebagai salah satu bentuk surat berharga yang mana pemerintah sebagai selaku penerbit dengan berpedoman pada konsep atau hukum syariat Islam.

5. Efek Beragun Aset

Efek Beragun Aset sebagai jenis obligasi dengan bentuk efek dan bersifat pada utang. Penerbitnya biasanya Underlying Aset.

Keuntungan Obligasi

Ada beberapa keuntungan berinvestasi dengan instrumen obligasi ini. Di antaranya yakni :

1. Mendapat Jaminan dari UU

Jelas, salah satu keuntungan dalam berinvestasi melalui mekanisme obligasi maka setiap aspek investasinya akan dijamin oleh undang-undang.

2. Potensi Resiko Lebih Rendah

Dalam investasi obligasi, tentu saja potensi adanya resiko yang timbul menjadi persentasenya jauh lebih rendah.
Ini tentu tak lepas dari jaminan bahwa obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah umumnya sudah dijamin oleh pihak penerbit. Sehingga, berbagai potensi resiko pun bisa teratasi.

3. Berpeluang Mendapat Keuntungan dari Capital Gain

Di samping itu, tak bisa dipungkiri bahwa selain bakal mendapat pengembalian yang menjanjikan dari adanya pembayaran bunga tetap, obligasi juga berpotensi memberikan kamu keuntungan berupa capital gain. Dimana, jika obligasi mendapat harga yang lebih tinggi daripada harga belinya setelah mempertimbangkan dana transaksi yang ada di segmen pasar sekunder.

Tentu saja, untuk para pemula yang ingin berinvestasi minim resiko, obligasi bisa menjadi mekanisme atau instrumen investasi yang sangat cocok. Sehingga, tak heran bila model investasi ini pun banyak digemari oleh para
pemula atau bahkan para investor yang sudah berpengalaman sekalipun.

Itulah penjelasan tentang Pengertian Obligasi . Terima kasih telah membaca di semuatahu dan semoga artikel ini bisa membantu kamu.

Tinggalkan komentar